Menu ✖

Mode Gelap
Pedang Pora Warnai Pelepasan Wakapolda Sulteng Helmi Kwarta ke Mabes Polri Kapolda Rizal Irawan Pimpin Sertijab Wakapolda Sulteng dan Kapolres Parimo Hadiri Pesantren Lansia, Wagub Reny Ajak Lansia Jaga Kesehatan dan Perkuat Iman Kapolda Sulteng Gelar Jumat Keliling, Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Bersama Buka Festival Danau Poso 2026, Anwar Hafid Tekankan Budaya, Lingkungan, dan Ekonomi Rakyat Polda Sulteng dan BNNP Kembali Gerebek Kayumalue, Dua Orang Diamankan

Sulawesi

Anwar Hafid Minta Seluruh OPD Percepat Implementasi Program BERANI untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

badge-check


					Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, (Foto: Istimewa) Perbesar

Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, M.Si. Memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, (Foto: Istimewa)

Karama.id – Morowali, Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulteng harus bergerak dalam satu arah untuk mempercepat implementasi sembilan Program BERANI sebagai strategi utama meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor pembangunan.

Penegasan tersebut disampaikan saat memimpin Rapat Koordinasi Program Prioritas Gubernur dan Wakil Gubernur Sulteng yang berlangsung di Aula SMA Negeri 1 Bungku Tengah, Kabupaten Morowali, Kamis (16/7). Kegiatan itu turut dihadiri Wakil Gubernur Sulteng dr. Reny A. Lamadjido, Sp.PK., M.Kes., pimpinan OPD provinsi, kepala cabang dinas wilayah Morowali dan Morowali Utara, kepala UPTD, serta kepala SMA, SMK, dan SLB se-Morowali dan Morowali Utara.

Dalam arahannya, Anwar Hafid menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah provinsi, tetapi juga membutuhkan sinergi seluruh perangkat daerah untuk memastikan setiap program benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.

Baca Juga:
Anwar Hafid Jadikan Berani Panen Raya Motor Ketahanan Pangan, Target Produktivitas Padi Sulteng Naik 6 Ton per Hektare

“Kami ditugaskan oleh negara membantu kepala daerah kabupaten/kota dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat, baik di bidang pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pertanian, perikanan maupun sosial,” tegas Anwar Hafid.

Menurutnya, sembilan Program BERANI lahir dari aspirasi masyarakat dan kini menjadi pedoman utama seluruh perangkat daerah dalam menyusun kebijakan serta melaksanakan program pembangunan di Sulteng.

Pada sektor pendidikan melalui BERANI Cerdas, Gubernur meminta seluruh kepala sekolah tidak hanya berfokus pada pelaksanaan sekolah gratis dan penyaluran beasiswa, tetapi juga aktif memastikan tidak ada lagi anak-anak Sulawesi Tengah yang putus sekolah.

“Saya berharap kepada kepala sekolah agar menjadikan BERANI Cerdas bukan sekadar bebas biaya sekolah. Pantau anak-anak didik kita dan dorong mereka melanjutkan kuliah. Jangan sampai hanya karena persoalan biaya, sementara pemerintah provinsi dan kabupaten telah menyiapkan dukungan pendidikan,” ujarnya.

Anwar menegaskan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi prioritas pemerintah daerah meskipun saat ini pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran.

Di bidang kesehatan, melalui BERANI Sehat, Pemprov terus memperluas akses layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya untuk pembiayaan pelayanan yang belum ditanggung BPJS Kesehatan.

“Yang tidak dicover BPJS akan ditanggung melalui BERANI Sehat. Cukup menggunakan KTP Sulawesi Tengah, masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan,” jelasnya.

Ia menyebutkan layanan tersebut mencakup pembiayaan visum, korban kecelakaan tunggal, hingga korban tawuran sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan perlindungan kesehatan yang lebih menyeluruh.

Sementara itu, pada sektor infrastruktur melalui BERANI Lancar, Gubernur kembali menegaskan komitmennya mempercepat pembangunan jalan dan memperkuat konektivitas antarwilayah. Ia juga meminta seluruh jajaran pemerintah turut memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai pembagian kewenangan pembangunan jalan antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.

Program BERANI Panen Raya juga menjadi perhatian dalam rapat koordinasi tersebut. Pemprov  terus mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi modern, perluasan lahan pertanian, serta penguatan ketahanan pangan daerah agar kesejahteraan petani terus meningkat.

Di sektor energi, Anwar Hafid mengungkapkan masih terdapat 86 desa di Sulteng yang belum menikmati aliran listrik, termasuk delapan desa di Kabupaten Morowali. Pemprov terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan berbagai pihak untuk mempercepat pemerataan akses listrik melalui Program BERANI Menyala.

Baca Juga:
Warga Tanjung Sari Mengadu ke Gubernur Sulteng, Minta Perlindungan dari Ancaman Penggusuran

Transformasi digital juga menjadi salah satu fokus pembangunan melalui BERANI Berdering. Hingga saat ini sekitar 600 desa di Sulteng masih memiliki keterbatasan akses internet. Untuk mengatasi persoalan tersebut, pemerintah menargetkan pemasangan sekitar 160 perangkat Starlink pada tahun ini, terutama di sekolah-sekolah guna mendukung proses pembelajaran berbasis digital.

“Tahun ini pemerintah memprioritaskan pemasangan sekitar 160 perangkat Starlink, terutama di SD, SMP dan SMA agar proses pembelajaran berbasis digital dapat berjalan dengan baik,” ungkap Anwar.

Selain pembangunan fisik, Gubernur juga menekankan pentingnya pembentukan karakter melalui Program BERANI Berkah. Ia mengajak seluruh kepala sekolah memperkuat pendidikan karakter peserta didik melalui pembiasaan kegiatan keagamaan, termasuk pelaksanaan salat Zuhur berjamaah di lingkungan sekolah.

Sementara melalui BERANI Berintegritas, Anwar Hafid mengingatkan seluruh aparatur pemerintah agar terus menjaga integritas, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.

“Mata dan telinga gubernur di lapangan adalah bapak dan ibu sekalian. Saya berharap seluruh jajaran bekerja dengan penuh tanggung jawab,” tegasnya.

Mengakhiri arahannya, Gubernur mengajak seluruh perangkat daerah memperkuat kolaborasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik agar setiap Program BERANI benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Mari bekerja bersama membangun sumber daya manusia Sulawesi Tengah yang lebih maju, berkualitas, dan sejahtera,” pungkas Anwar Hafid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending di Sulawesi